Hijau seharusnya Sejuk..

February 4th, 2008 by bngst

Playlist chosen, and I’m ready to write my story…

(21:54 Staind - So far away)
Yah.. di tempat ini blog terakhirku dibuat.. dengan suasana yang berbeda.
Hijau tak seperti dulu lagi, hijau tak sesejuk dan semeriah kemarin malam.
Sepi euy, terlalu sepi.. hanya sisa para pejuang yang memang harus tetap disini laiknya pemuda desa menjaga pos keamanan.. tersisa udung di samping kanan dengan marbun yang tak lama barusan berpamit pulang.
Hijau tak lagi menyampah botol-botol bir, dan  hijau tak lagi menebar kartu berserakan yang ternyata menuai decakan sinis dari lisa yang kebagian membuka toko di pagi hari. Hijau tak lagi dirindukan para pelayan bensin di seberang jalan dengan perilaku menyimpang anak muda yang dinyatakan kalah dalam permainan kartu ^_^.

(22:04 Auf Der Maur – Following the waves)
Semua sepertinya mulai berevolusi, masuk dalam fase dimana bersenang-senang adalah suasana langka yang harus diorganisir terlebih dahulu.
Oke kawan, kita harus melangkah maju dan dengan kemungkinan meninggalkan kawan di samping kita beberapa langkah. Bukan sebuah keharusan, tapi inilah keputusan hidup. Dan seharusnya ini tak membuatku sedih kawan. Namun itulah yang terjadi..

(22:10 Alanis Morissette - Hand In My Pocket)
Ini sedih yang beralasan, ternyata evolusi mendatangkan sebuah konsekwensi akan rindu pada romantisme. Foto berduaku dengan siamanz masih tertempel di atas langit2, yang dengan senangnya aku mengingat hari itu berdua dengannya.
Foto bayi berkepala botak besar bernama reno masih ada di dinding, disatukan dengan poster undangan pertandingan futsal yang diadakan kali pertama dengan desain adopsi poster film “300”. Dan dikelilingi juga wajah2 yang beberapa bulan lalu masih meramaikan hijau dengan teriakan tawa, dan musik kencang yang mereka pilih di playlist winamp. Ada foto anton dengan gaya oldschool sick of it all, ada personil dazz fur aggression (idham, ganjar, siamanz, abang, beben, dan ngx). Kuingat mereka masih bersenang senang malam lalu disini.. Wengki, ano, acong, vania & friend, semua menaruh warnanya sendiri di tembok ruangan ini.


(22:23 Thom Yorke – Analyze)

Akhirnya foto2 itulah yang menjatuhkanku dalam angan, memaksaku beromantisme pada kisah malam terakhir yang mungkin saja memang terlupa oleh beberapa orang. 

(22:29 Death Cab For Cutie - 02 - A Movie Script Ending)
Jangan pernah berfikir aku memaksa kalian untuk ikut menanggung konsekwensi dari evolusi komuni ini. Ini hanya alasanku untuk mengingat kalian dalam angan, ini hanya alasan untukku membuat kalian menyebutkan namaku pada salah satu anak kalian. Ini hanya alasanku tuk sekedar menghabiskan rokokku malam ini dan mengajak udung tuk pulang karena kurasa hari sudah terlalu larut. -_-

Song was faded out, and I’m ready to close the day..
Miss you guys…

kuajak kalian kembali ke moshpit!!

March 25th, 2007 by bngst

kemarin malam akhirnya aku sempat lagi pergi pada satu acara musik yang sudah lama aku absen untuk hal2 seperti itu.
Gosh..

itu pun sebenernya gak sengaja, kebetulan ada seorang kawan ngajak karena dia harus ngebantuin salah satu kawannya yang jg kawanku untuk managing sound, meskipun akhirnya dia ditelf ternyata band tsb sudah maen, no confirmation (sopan pisan..), tapi nu penting mah bisa asup ka stage lah…

aku pun sebetulnya ada kerjaan di toko, tapi karena kangen sama BK, aku pun merelakan dimaki temanku karena ninggalin kerjaa. hahaha… sori bro..

ya.. seperti biasa aku hanya headbang di pinggir panggung. selain ngeliat band yang lagi manggung, battle di moshpit jg sering aku perhatikan.

ya.. band performance emang keren.. (tapi itu biasa..) yang masih menarik perhatianku adalah bahwa moshpit sebenarnya bukan hanya sekedar kotak dansa bagi para pendengar musik.
let me tell it for you..

–berawal dari pertanyaan, mengapa harus musik ‘underground?–

*musik bawah tanah adalah musik yang secara filosofis adalah musik perlawanan, atau tepatnya musik pembangkangan.

siapa yang dibangkang? -music mainstream-,

kenapa? -karena musik mainstream(musik populer) adalah lahan para lalat2 pasar (baca : kapitalis)untuk mengekplositasi karya musikal u/ akumulasi keuntungan mereka sendiri.

-musik bawah tanah adalah musik perlawanan, ingat memori sex pistols mengutuk ratu negaranya sendiri?

cari sendiri jika kurang)

–kenapa pogo harus menyikut dan mendorong?–

ya.. musik bawah tanah khususnya HC/Punk adalah musik yang penuh energi, ini sarana latihan bagi massa untuk melatih dan menyalurkan energinya agar dia dapat menggunakan energinya untuk melawan penindas. tidak seperti lagu pop yang sering membuat kita tertidur dalam buaian tanpa ingat untuk apa kalian hidup. (got it?)

–moshpit penuh persaudaraan–

memang kita lihat bahwa disana para petarung satu sama lain seperti ingin membunuh, tapi coba lihat lagi.. saat ada yang mendorong dan yang didorong terjatuh, tak pernah ada yang membiarkannya terkapar.. selalu ada yang menjaganya lagi untuk berdiri dan mengajak kembali berdansa, that’s how the brotherhood happen.

–moshpit mengajarkan kita untuk selalu bergerak dan waspada–
terus bergerak kawan!! jangan sampai kau melemah dan terdorong jatuh!!

FIND THE SUBSTANCE..

INIKAH PESIMISTIK? (jangan dibantah.. aku sudah tahu)

December 26th, 2006 by bngst

ini sudah lama.. sudah terlalu lama kumengantongi semua bukuku.

Yah.. semuanya tampak kembali membosankan dan membingungkan, saat banyak orang lain masih bermain stiap harinya dengan molotov. aku hanya mengucap ingin, tanpa tak tahu harus memulainya kembali memakai apa.

bajuku tak lagi semerah dulu, jiwaku tak segetir kemarin, dan suaraku tak selantang itu lagi.

semua tampak begitu membingungkan.

Anjing!! kuingin bersenang-senang lagi dengan melawan..

tapi aku mulai mual.. langkahku sudah terlalu pendek. ucapkan salamku untuk tameng PHH, untuk peluru karet, untuk gas air mata, dan untuk molotov yang kalian pegang. jika butuh kain, botol kecap dan bensin.. hubungi aku. aku masih punya banyak. asalkan jangan kau suruh aku kembali melempar (aku sudah lupa caranya).

INIKAH PESIMISTIK? (jangan dibantah.. aku sudah tahu)

KUUMPAT KASAR!

September 21st, 2006 by bngst

T’lah kutukar setiap nano darahku dengan nanah, Dengan semua nasi tadi pagi yang kukeluarkan dalam muntah, Salah.. ini salah, aku budak, aku pengecut, dan aku penguasa. Salah.. ini semua salah, karena kalian terlalu segar untuk menjadi lelah.. Kenapa harus aku yang selalu berada dalam lipatan roti bertabur wijen bigmac yang selalu kalian konsumsi dengan senang hati? Dan kenapa harus aku yang menyunati kemaluanku sendiri?

Kenapa harus aku yang paham konsep D.I.Y® dan tumberkology®?

Kenapa bukan kalian? K

enapa bukan ibu kalian?

Kenapa bukan anjing kalian?

Tak akan kuhitung semua, jika memang ada orang lain yang menghitungnya. 2 + 2 = 5 bukan bual, akan selalu ada 1. 2 hitungan alpabetikal meniup gelombang perang, 2 dari yang terakhir. Equal, 5 pemuja setan tertawa pantas, lalu berteriak getir.

Kau dengar keluhku pada semua, temanku? Kuingat banyak janji yang kita salurkan dalam kepalan tangan kiri kita, dari telunjuk yang kita sodorkan pada setiap mata dominasi. Dan dari ludah yang kita tumpahkan dalam teriakan. Tapi maaf ku telah ingkar.. karena aku tak mampu melakukannya padamu.

Aku ingin semua berhenti, AKU PERINTAHKAN SEMUA BERHENTI! dan lihatlah kebelakang. Sebelum sangsakala ini kutiup, Sebelum kukibarkan bendera perangku! Dan kurampas semua kata dari mulutmu.

Mendekatlah, izinkan kugendong anakku, biar dia tahu ini yang terakhir. Tolong bisikkan kembali adzan di telinga kanannya olehmu, Karena kutahu kaulah yang nanti mengajarkan semua padanya

(diangkat dari kisah nyata, diperuntukkan bagi si pengelola taman imaji) Jika ada yang menginterpretasikan sajak ini untuk kalian, LEBOK TAH ANJING!! p.s. nuhun ucok, kanggo nutrisina. 

introduction of anarchy

August 14th, 2006 by bngst

Cheg86 Chapter 1.

Introduction

I want to tell you about Anarchism.

I want to tell you what Anarchism is, because I think it is well you should know it. Also because so little is known about it, and what is known is generally hearsay and mostly false.

I want to tell you about it, because I believe that Anarchism is the finest and biggest thing man has ever thought of; the only thing that can give you liberty and well-being, and bring peace and joy to the world.

I want to tell you about it in such plain and simple language that there will be no misunderstanding it. Big words and high sounding phrases serve only to confuse. Straight thinking means plain speaking.

But before I tell you what Anarchism is, I want to tell you what it is not.

That is necessary because so much falsehood has been spread about Anarchism. Even intelligent persons often have entirely wrong notions about it. Some people talk about Anarchism without knowing a thing about it. And some lie about Anarchism, because they don’t want you to know the truth about it.

Anarchism has many enemies; they won’t tell you the truth about it. Why Anarchism has enemies and who they are, you will see later, in the course of this story. Just now I can tell you that neither your political boss nor your employer, neither the capitalist nor the policeman will speak to you honestly about Anarchism. Most of them know nothing about it, and all of them hate it. Their newspapers and publications - the capitalistic press - are also against it.

Even most Socialists and Bolsheviks misrepresent Anarchism. True, the majority of them don’t know any better. But those who do know better also often lie about Anarchism and speak of it as ‘disorder and chaos’. You can see for yourself how dishonest they are in this: the greatest teachers of Socialism - Karl Marx and Friedrich Engels - had taught that Anarchism would come from Socialism. They said that we must first have Socialism, but that after Socialism there will be Anarchism, and that it would be a freer and more beautiful condition of society to live in than Socialism. Yet the Socialists, who swear by Marx and Engels, insist on calling Anarchism ‘chaos and disorder’, which shows you how ignorant or dishonest they are.

The Bolsheviks do the same, although their greatest teacher, Lenin, had said that Anarchism would follow Bolshevism, and that then it will be better and freer to live.

Therefore I must tell you, first of all, what Anarchism is not.

It is not bombs, disorder, or chaos.

It is not robbery and murder.

It is not a war of each against all.

It is not a return to barbarism or to the wild state of man.

Anarchism is the very opposite of all that.

Anarchism means that you should be free; that no one should enslave you, boss you, rob you, or impose upon you.

It means that you should be free to do the things you want to do; and that you should not be compelled to do what you don’t want to do.

It means that you should have a chance to choose the kind of a life you want to live, and live it without anybody interfering.

It means that the next fellow should have the same freedom as you, that every one should have the same rights and liberties.

It means that all men are brothers, and that they should live like brothers, in peace and harmony.

That is to say, that there should be no war, no violence used by one set of men against another, no monopoly and no poverty, no oppression, no taking advantage of your fellow-man.

In short, Anarchism means a condition or society where all men and women are free, and where all enjoy equally the benefits of an ordered and sensible life.

‘Can that be?’ you ask; ‘and how?’

‘Not before we all become angels,’ your friend remarks.

Well, let us talk it over. Maybe I can show you that we can be decent and live as decent folks even without growing wings.

Friendship Is Believing

July 30th, 2006 by bngst

Kulihat cerita ini lebih lama berlangsung daripada yang dibayangkan, satu dekade memang belum terlewati, tapi kita tahu bahwa waktu telah mempercepat detaknya untuk kita sehingga lebih dari 10 dekade rasa telah terkecap.

Kuhitung dari kiri ke kanan semua tampak hadir, 10 ke 100 mereka tersenyum. Senyum mereka tampak tulus, kulihat sayang terpancar.

Kuhitung dari A sampai Z semua mengangkat tangan, tangan mereka selalu terlihat dan terasa lebih ringan, tidak termanifesto namun secara primitif semua terbentuk sendirinya menjadi sebuah adab.

Ini sebuah komuni, segerombolan mantan pemabuk yang cinta pada ibunya, kumpulan para pecundang yang pernah ditinggal kawin mantan pacarnya dan mengerti apa arti menyayangi J. Semua rela membagi dunia bersama, bicara dan bertindak tanpa batas, karena kita tahu bahwa dengan adanya batas semuanya kaku. Satu-satunya kontrol hidup kita dalam ketidakterbatasan adalah rasa saling menyayangi. Pernah kupukul kalian di ulu hati, tapi percayalah, aku tak akan membiarkan orang  lain memukul di tempat yang sama, setetes darah yang keluar dari tubuh kalian akan kuganti, walau tak kuganti dengan hal serupa.

Entahlah, 100 yang lain berbeda dengan yang ini. Senyum yang mereka sunggingkan terlihat lebih munafik, tangan dan mulut mereka selalu berebut mendapatkan posisi terbaik, walaupun kurasa masih saja tetap hina.

cerita lama, namun tak pernah pudar..

July 28th, 2006 by bngst

Izinkan aku untuk sedikit gila malam ini..

Karena setelah kau baca patahan-patahan kalimat selanjutnya,

Kau akan menganggapku memang seperti itu.

Izinkan aku dengan segala keterbaasanku tuk mengingatmu, sejauh mata ini memandangmu dari berbagai penjuru, baik, buruk, senang, sedih, luka, canda, tangis, pilu, puji, caci, maki, lemah, tegar, dan semua dimensi lain yang dapat kuingat, kulihat, kudengar, kutangisi, dan kutertawakan.

Ada satu tanya yang hingga saat ini selalu membelenggu imajiku, “mengapa harus aku, mengapa hanya aku yang harus mengingat dan mengapa hanya aku yang mendambakanmu hingga saat ini…? Dan apakah ini sebuah kesalahan?”. Aku tak ingin dipersalahkan, sejauh aku bertindak atas dasar kenginanku untuk bertindak. Ini murni dariku, ini merupakan kebutuhanku, sebuah jalan menuju aufklarung (pencerahan) eksistensiku akan cinta dan kasih sayang.

Aku tak ingin melupakanmu, dan meskipun itu yang terjadi sebaliknya dengan apa yang kau inginkan. Kau terlanjur menguasai sebagian besar hatiku, tapi entah mengapa hati ini selalu rela untuk terus menjadi budak cintamu. Harusnya aku mempersalahkan itu.. karena hal itu suatu saat akan menjadi sebuah dinamit yang siap meledak kapan saja, dan menghancurkan semuanya kapan saja.. semuanya..

Akupun sesungguhnya tak ingin hancur karenanya, ingin kumatikan sumbunya dan tetap membiarkanku menjalani semuanya tanpa sensasi kehadiranmu terasa di seluruh indera, dan imajiku.

ÀÀÀ

a friendship is blessing time

July 17th, 2006 by bngst

Girlpointing

a process of learning that forms the basis of our lives,

and mirrors ourselves for what we strive.

Often it will help us to see where the answers of truth lie within Never playing God in judgement;

as compassion is its soul.

And shines brightly of the enlightenment with time